Langsung ke konten utama

Tanaman Sawi (Brassica juncea L.)

Tanaman sawi (Brassica rapa subsp. chinensis) memiliki klasifikasi sebagai berikut:

- Kingdom: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Magnoliopsida
- Ordo: Brassicales
- Famili: Brassicaceae
- Genus: Brassica
- Subspesies: Brassica rapa subsp. chinensis

Asal Usul dan Sejarah Tanaman Sawi:
Sawi (Brassica rapa subsp. chinensis), juga dikenal sebagai sawi hijau atau bok choy, berasal dari Asia Timur. Tanaman ini merupakan bagian dari keluarga Brassicaceae dan telah menjadi komponen penting dalam masakan Asia.

Sejarah:
- Sawi telah lama dibudidayakan di wilayah Asia Timur seperti Tiongkok dan Jepang.
- Seiring dengan migrasi dan pertukaran budaya, penggunaan dan budidaya sawi menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi populer di berbagai masakan internasional.

Morfologi Tanaman Sawi:
Tanaman sawi (Brassica oleracea) memiliki ciri-ciri morfologi tertentu yang dapat dikenali. Berikut adalah gambaran umum tentang morfologi tanaman sawi:
1. Daun:
   - Daun sawi berbentuk bulat atau menjari, tergantung pada varietasnya.
   - Daun yang umumnya hijau tua memiliki tepi yang bergerigi.
2. Batang:
   - Batangnya relatif pendek dan membentuk kepala atau tanaman bergerombol.
   - Pada beberapa varietas, batang dapat memiliki warna yang berbeda seperti ungu atau putih.
3. Bunga:
   - Tanaman sawi menghasilkan bunga kecil yang berkumpul dalam malai atau semacam rumbai.
4. Buah:
   - Buah sawi berbentuk seperti polong dan berisi biji-bijian.
5. Akar:
   - Akar sawi bersifat serabut dan tumbuh dangkal di dalam tanah.

Syarat Tumbuh Tanaman Sawi:
Tanaman sawi (Brassica oleracea) tumbuh dengan baik dalam kondisi tertentu. Berikut adalah beberapa syarat tumbuh tanaman sawi:
1. Iklim:
   - Tumbuh baik di iklim yang sejuk hingga sedang.
   - Pada umumnya, sawi lebih suka suhu rendah dan dapat bertahan pada suhu sekitar 10-20°C.
2. Pencahayaan:
   - Memerlukan pencahayaan penuh matahari untuk pertumbuhan yang optimal.
   - Tetapi, dapat tumbuh di kondisi sedikit teduh.
3. Tanah:
   - Tanah yang subur, kaya bahan organik, dan memiliki pH netral hingga sedikit asam.
   - Drainase yang baik sangat penting untuk menghindari genangan air.
4. Air:
   - Penyiraman perlu dilakukan secara teratur, menjaga kelembaban tanah tetapi menghindari genangan air.
5. Rotasi Tanaman:
   - Sebaiknya praktik rotasi tanaman untuk mencegah penyakit dan mempertahankan kesuburan tanah.
6. Pemupukan:
   - Pemberian pupuk yang seimbang, terutama pupuk organik, dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.

Jenis-Jenis Tanaman Sawi:
Tanaman sawi (Brassica oleracea) memiliki berbagai varietas dan jenis yang dapat dikenali berdasarkan bentuk daun, warna, dan kegunaannya. Berikut adalah beberapa jenis tanaman sawi yang umum:
1. Sawi Hijau (Brassica oleracea var. capitata):
   - Jenis sawi yang memiliki kepala padat dan daun berwarna hijau.
   - Digunakan dalam berbagai masakan dan sering kali dijadikan bahan dasar untuk sauerkraut.
2. Sawi Putih (Brassica oleracea var. alboglabra):
   - Juga dikenal sebagai Chinese kale atau kailan.
   - Memiliki batang dan daun hijau yang lebar, umum digunakan dalam masakan Asia.
3. Sawi Merah (Brassica oleracea var. rubra):
   - Jenis sawi dengan daun berwarna merah ungu atau merah muda.
   - Biasanya digunakan untuk dekorasi atau dalam salad.
4. Sawi Bunga (Brassica oleracea var. italica):
   - Dikenal sebagai brokoli.
   - Memiliki bunga-bunga yang masih muda dan daun yang dapat dimakan.

Kandungan Gizi Tanaman Sawi:
Tanaman sawi (Brassica oleracea) mengandung berbagai nutrisi yang penting untuk kesehatan. Berikut adalah beberapa kandungan gizi umum dalam tanaman sawi:
1. Vitamin C:
   - Berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
2. Vitamin K:
   - Penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang.
3. Vitamin A:
   - Dalam bentuk beta-karoten, mendukung kesehatan mata.
4. Serat:
   - Membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
5. Asam Folat:
   - Penting untuk pertumbuhan sel dan pembentukan DNA.
6. Kalsium:
   - Mendukung kesehatan tulang dan gigi.
7. Zat Besi:
   - Penting untuk transportasi oksigen dalam darah.

Daftar Pustaka:

"Bioactive Compounds in Brassicaceae Vegetables with a Role in the Prevention of Chronic Diseases." Molecules. (https://www.mdpi.com/1420-3049/24/10/1930)

"Chemopreventive Potential of Raw and Cooked Brassica Vegetables: The Epigenetic Mechanisms."European Journal of Nutrition. (https://link.springer.com/article/10.1007/s00394-018-1780-6)

"Brassica Vegetables and Prostate Cancer Risk: A Review of the Epidemiological Evidence."Nutrients. (https://www.mdpi.com/2072-6643/7/5/4058)

"Brassica: Characterization, Breeding and Utilization." By Carla Cericola, Marcello Iriti. (https://books.google.com/books?id=s4w5DwAAQBAJ)

"Brassicas and Legumes: From Genome Structure to Breeding." By Chengdao Li, David Edwards, Jacqueline Batley. (https://books.google.com/books?id=5cdwDwAAQBAJ)

"Handbook of Vegetables and Vegetable Processing." By Nirmal Sinha, Y. H. Hui, et al. (https://books.google.com/books?id=bSY7gFHxKEgC)

"Brassica oleracea L. var. acephala DC: morphological and genetic description of different regional varieties." Plant Genetic Resources: Characterization and Utilization. (https://www.cambridge.org/engage/api-gateway/plant-genera-assets/orp/resource/item/60b7e9e008d9a05a2998b635/original/brassica-oleracea-l-var-acephala-dc-morphological-and-genetic-description-of-different-regional-varieties.pdf)

"Sustainable Vegetable Production from Planning to Harvest." By Jennifer L. Dennis. (https://books.google.com/books?id=29kKEAAAQBAJ)

"Brassicas and Legumes: From Genome Structure to Breeding." By Chengdao Li, David Edwards, Jacqueline Batley. (https://books.google.com/books?id=5cdwDwAAQBAJ)

"Brassica oleracea L. var. acephala DC: morphological and genetic description of different regional varieties." Plant Genetic Resources: Characterization and Utilization. (https://www.cambridge.org/engage/api-gateway/plant-genera-assets/orp/resource/item/60b7e9e008d9a05a2998b635/original/brassica-oleracea-l-var-acephala-dc-morphological-and-genetic-description-of-different-regional-varieties.pdf)

"Vegetables II: Fabaceae, Liliaceae, Solanaceae, and Umbelliferae."By C. Gregory and L. G. Coolbear. (https://books.google.com/books?id=nANH5Pl1u4sC)

"Growth and Development of Vegetables."By George W. Ware. (https://books.google.com/books?id=bDD0DQAAQBAJ)


"Nutritional composition and health benefits of Chinese leafy vegetables."Trends in Food Science & Technology. (https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0924224409000716)

"Brassica rapa L. – A Critical Crop in the Evolution of Brassica Crops." In: Gupta SK., Sharma A. (eds) Crop Plants, Fruit and Vegetable. (https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-94-017-9483-3_18)

"In vitro antioxidant and antiproliferative activities of three varieties of Brassica oleracea L. (capitata, italica, and acephala)."Journal of Food and Drug Analysis. (https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1021949815000481)

Gómez-Campo, C. (1999). "Biology of Brassica coenospecies." Elsevier.

Pang, W. (2017). "Genetic Improvement of Chinese Cabbage (Brassica rapa subsp. pekinensis) and Molecular Mapping of Resistance to Fusarium Wilt." PhD thesis, University of Newcastle, Australia.

Choi, S. R., Teakle, G. R., Plaha, P., Kim, J. H., Allender, C. J., Beynon, E., ... & King, G. J. (2007). "The reference genetic linkage map for the multinational Brassica rapa genome sequencing project." Theoretical and Applied Genetics, 115(6), 777-792.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanaman Pare (Momordica charantia)

Klasifikasi Tanaman Pare (Momordica charantia): Klasifikasi tanaman pare dapat dijelaskan sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Cucurbitales - Family: Cucurbitaceae - Genus: Momordica - Species: Momordica charantia Asal Usul dan Sejarah Tanaman Pare (Momordica charantia): Tanaman pare berasal dari Asia Tenggara, namun telah menyebar ke berbagai wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Sejarah: Tanaman pare telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya dan dianggap memiliki sifat-sifat kesehatan. Morfologi Tanaman Pare (Momordica charantia): 1. Batang: Batang merambat dan berlilit, memiliki permukaan yang kasar. 2. Daun: Daun berbentuk telapak tangan dengan 5-7 lobus. 3. Bunga: Bunga tunggal atau berkelompok, berwarna kuning keemasan. 4. Buah: Buah berbentuk lonjong,...

Tanaman Lobak (Raphanus sativus)

Klasifikasi Tanaman Lobak: Klasifikasi tanaman lobak (Raphanus sativus) adalah sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Brassicales - Family: Brassicaceae (Cruciferae) - Genus: Raphanus - Species: Raphanus sativus Asal Usul dan Sejarah Tanaman Lobak: Tanaman lobak (Raphanus sativus) diyakini berasal dari Asia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno. Varietas liar tanaman ini dapat ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Asia Tenggara. Sejarah: - Lobak telah menjadi bagian penting dari diet manusia di berbagai budaya. - Terdapat bukti bahwa lobak sudah dibudidayakan oleh peradaban Mesir kuno dan Romawi. - Seiring dengan perjalanan perdagangan dan migrasi manusia, budidaya lobak menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai varietas. Morfologi Tanaman Lobak:  Akar:  Lob...

Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum L.)

Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki klasifikasi sebagai berikut: - Kingdom: Plantae - Divisi: Magnoliophyta - Kelas: Magnoliopsida - Ordo: Lamiales - Famili: Lamiaceae - Genus: Ocimum - Spesies: Ocimum basilicum Asal Usul dan Sejarah Tanaman Kemangi: Kemangi (Ocimum basilicum var. citriodorum), juga dikenal sebagai basil lemon, memiliki asal usul yang diperkirakan berasal dari Asia Tenggara, khususnya India dan Indonesia. Tanaman ini memiliki aroma dan rasa yang khas dan digunakan dalam berbagai masakan sebagai bumbu. Sejarah: - Kemangi telah dikenal dan digunakan dalam masakan tradisional di Asia sejak zaman kuno. - Seiring dengan penyebaran perdagangan rempah-rempah, kemangi kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi populer dalam masakan Mediterania, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Morfologi Tanaman Kemangi : Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki ciri-ciri morfologi khas yang membedakannya. Berikut adalah gambaran umum tentang morfologi tana...