Langsung ke konten utama

Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus)



Klasifikasi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

Klasifikasi tanaman kecipir dapat dijelaskan sebagai berikut:

- Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

- Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

- Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)

- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

- Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae)

- Order: Fabales

- Family: Fabaceae (Leguminosae)

- Genus: Psophocarpus

- Species: Psophocarpus tetragonolobus


Asal Usul dan Sejarah Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

Tanaman kecipir berasal dari daerah tropis di Asia Tenggara dan Afrika.

Sejarah: Kecipir telah lama dikenal dan digunakan dalam praktik pertanian tradisional di wilayah tersebut.


Morfologi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

  1. Batang: Batang tegak dan beruas.
  2. Daun: Daun majemuk, bersirip, dan berbentuk segitiga atau segi empat.
  3. Bunga: Bunga berwarna putih hingga ungu, tumbuh dalam kelompok.
  4. Buah: Buah berbentuk panjang, pipih, dan memiliki sayap di setiap sisi, memberikan penampilan "berkaki empat".


Syarat Tumbuh Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

  1. Iklim: Tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis dengan suhu optimal antara 20-30°C.
  2. Pencahayaan: Membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal.
  3. Tanah: Tanah yang subur, berdrainase baik, dan tidak tergenang air.
  4. Air: Kecipir membutuhkan penyiraman yang cukup, terutama selama fase pertumbuhan awal.
  5. Pemupukan: Pemberian pupuk organik atau pupuk kandang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman.


Kandungan Gizi Tanaman Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus):

  1. Protein: Kecipir kaya akan protein, merupakan sumber protein nabati yang baik.
  2. Serat: Mengandung serat pangan yang mendukung pencernaan.
  3. Vitamin dan Mineral: Kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, zat besi, kalsium, dan fosfor.
  4. Karbohidrat: Menyediakan sumber energi yang baik.
  5. Antioksidan: Mengandung senyawa antioksidan, termasuk flavonoid dan likopen.


Daftar Pustaka:

  • "Proximate Composition, Mineral Content, Amino Acid Profile, and Antioxidant Activity of Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC Seeds." Journal of Food Quality. (https://onlinelibrary.wiley.com/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): A Potential Crop for Sustainable Agriculture and Global Food Security." Frontiers in Plant Science. (https://www.frontiersin.org/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): A Climate-Resilient Crop for Sustainable Food and Nutrition Security." Sustainability. (https://www.mdpi.com/)
  • "Agronomic and Nutritional Evaluation of Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus) as Affected by Phosphorus Fertilization." Journal of Plant Nutrition. (https://www.tandfonline.com/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): An Underutilized Tropical Crop with High Potential." Frontiers in Plant Science. (https://www.frontiersin.org/)
  • "Morphological and Agronomic Characterization of Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus) Landraces in Southern Benin." Journal of Agricultural Science and Technology. (https://www.sid.ir/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): Potential for Food and Nutritional Security." International Journal of Vegetable Science. (https://www.tandfonline.com/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): An Underutilized Crop with Multiple Potential Uses." Plants. (https://www.mdpi.com/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus): A Climate-Smart Legume Crop for Food and Nutritional Security." Frontiers in Plant Science. (https://www.frontiersin.org/)
  • "Winged Bean (Psophocarpus tetragonolobus) Seeds: Nutritional Quality, Health Benefits, and Food Applications." Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. (https://onlinelibrary.wiley.com/)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanaman Pare (Momordica charantia)

Klasifikasi Tanaman Pare (Momordica charantia): Klasifikasi tanaman pare dapat dijelaskan sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Cucurbitales - Family: Cucurbitaceae - Genus: Momordica - Species: Momordica charantia Asal Usul dan Sejarah Tanaman Pare (Momordica charantia): Tanaman pare berasal dari Asia Tenggara, namun telah menyebar ke berbagai wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Sejarah: Tanaman pare telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya dan dianggap memiliki sifat-sifat kesehatan. Morfologi Tanaman Pare (Momordica charantia): 1. Batang: Batang merambat dan berlilit, memiliki permukaan yang kasar. 2. Daun: Daun berbentuk telapak tangan dengan 5-7 lobus. 3. Bunga: Bunga tunggal atau berkelompok, berwarna kuning keemasan. 4. Buah: Buah berbentuk lonjong,...

Tanaman Lobak (Raphanus sativus)

Klasifikasi Tanaman Lobak: Klasifikasi tanaman lobak (Raphanus sativus) adalah sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Brassicales - Family: Brassicaceae (Cruciferae) - Genus: Raphanus - Species: Raphanus sativus Asal Usul dan Sejarah Tanaman Lobak: Tanaman lobak (Raphanus sativus) diyakini berasal dari Asia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno. Varietas liar tanaman ini dapat ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Asia Tenggara. Sejarah: - Lobak telah menjadi bagian penting dari diet manusia di berbagai budaya. - Terdapat bukti bahwa lobak sudah dibudidayakan oleh peradaban Mesir kuno dan Romawi. - Seiring dengan perjalanan perdagangan dan migrasi manusia, budidaya lobak menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai varietas. Morfologi Tanaman Lobak:  Akar:  Lob...

Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum L.)

Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki klasifikasi sebagai berikut: - Kingdom: Plantae - Divisi: Magnoliophyta - Kelas: Magnoliopsida - Ordo: Lamiales - Famili: Lamiaceae - Genus: Ocimum - Spesies: Ocimum basilicum Asal Usul dan Sejarah Tanaman Kemangi: Kemangi (Ocimum basilicum var. citriodorum), juga dikenal sebagai basil lemon, memiliki asal usul yang diperkirakan berasal dari Asia Tenggara, khususnya India dan Indonesia. Tanaman ini memiliki aroma dan rasa yang khas dan digunakan dalam berbagai masakan sebagai bumbu. Sejarah: - Kemangi telah dikenal dan digunakan dalam masakan tradisional di Asia sejak zaman kuno. - Seiring dengan penyebaran perdagangan rempah-rempah, kemangi kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi populer dalam masakan Mediterania, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Morfologi Tanaman Kemangi : Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki ciri-ciri morfologi khas yang membedakannya. Berikut adalah gambaran umum tentang morfologi tana...