Langsung ke konten utama

Tanaman Pare (Momordica charantia)



Klasifikasi Tanaman Pare (Momordica charantia):

Klasifikasi tanaman pare dapat dijelaskan sebagai berikut:

- Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

- Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

- Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)

- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

- Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae)

- Order: Cucurbitales

- Family: Cucurbitaceae

- Genus: Momordica

- Species: Momordica charantia


Asal Usul dan Sejarah Tanaman Pare (Momordica charantia):

Tanaman pare berasal dari Asia Tenggara, namun telah menyebar ke berbagai wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Sejarah:

Tanaman pare telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya dan dianggap memiliki sifat-sifat kesehatan.


Morfologi Tanaman Pare (Momordica charantia):

1. Batang: Batang merambat dan berlilit, memiliki permukaan yang kasar.

2. Daun: Daun berbentuk telapak tangan dengan 5-7 lobus.

3. Bunga: Bunga tunggal atau berkelompok, berwarna kuning keemasan.

4. Buah: Buah berbentuk lonjong, berduri, dan berwarna hijau.

5. Akar: Akar serabut dan merambat di tanah.


Syarat Tumbuh Tanaman Pare (Momordica charantia):

1. Iklim: Tumbuh baik di iklim tropis dan subtropis dengan suhu optimal antara 25-30°C.

2. Pencahayaan: Membutuhkan sinar matahari penuh, minimal enam jam sehari.

3. Tanah: Tumbuh baik di tanah berdrainase baik, kaya humus, dan pH sekitar 6.0-7.0.

4. Pemupukan: Membutuhkan pupuk organik dan pupuk kandang untuk pertumbuhan yang optimal.

5. Air: Membutuhkan penyiraman yang cukup, terutama saat musim kering.


Kandungan Gizi Tanaman Pare (Momordica charantia):

  1. Protein: Mengandung protein yang penting untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan tubuh.
  2. Serat: Tinggi serat, membantu pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
  3. Vitamin C: Sumber vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan mendukung sistem kekebalan tubuh.
  4. Vitamin A: Kaya akan vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.
  5. Vitamin K: Mengandung vitamin K yang mendukung pembekuan darah.
  6. Mineral: Mengandung mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi.


Daftar Pustaka:

  • "Nutritional and Medicinal Potential of Bitter Gourd (Momordica charantia): An Overview." International Journal of Food Science. (https://www.hindawi.com/)
  • "Phytochemical and Nutrient Compositions of Momordica charantia." Journal of Applied Pharmaceutical Science. (https://www.japsonline.com/)
  • "Growth and Yield Response of Bitter Gourd (Momordica charantia L.) to Different Organic Manures and Biofertilizers." Journal of Horticultural Science & Biotechnology. (https://www.tandfonline.com/)
  • "Effect of Temperature on Seed Germination and Seedling Growth of Bitter Gourd (Momordica charantia L.)." International Journal of Agriculture and Biology. (http://www.fspublishers.org/)
  • "Momordica charantia (Bitter Melon): A Potential Green Vegetable for Health." Comprehensive Reviews in Food Science and Food Safety. (https://onlinelibrary.wiley.com/)
  • "Morphological Diversity, Fruit Characteristics and Utilization of Bitter Gourd (Momordica charantia L.) Germplasm in China." Scientia Horticulturae. (https://www.sciencedirect.com/)
  • "Momordica charantia: A Review of Its Traditional Uses, Phytochemistry, Pharmacology, and Toxicology." Biomed Research International. (https://www.hindawi.com/)
  • "Bitter Melon (Momordica charantia): A Review of Its Ethnobotany, Phytochemistry, and Pharmacology." Journal of Ethnopharmacology. (https://www.sciencedirect.com/)
  • "Bitter Gourd (Momordica charantia L.): A Nutritive and Medicinal Plant." Food Reviews International. (https://www.tandfonline.com/)
  • "Phytochemistry, Pharmacology, and Medicinal Properties of Momordica charantia (Bitter Melon)." Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. (https://www.hindawi.com/)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanaman Lobak (Raphanus sativus)

Klasifikasi Tanaman Lobak: Klasifikasi tanaman lobak (Raphanus sativus) adalah sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Brassicales - Family: Brassicaceae (Cruciferae) - Genus: Raphanus - Species: Raphanus sativus Asal Usul dan Sejarah Tanaman Lobak: Tanaman lobak (Raphanus sativus) diyakini berasal dari Asia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno. Varietas liar tanaman ini dapat ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Asia Tenggara. Sejarah: - Lobak telah menjadi bagian penting dari diet manusia di berbagai budaya. - Terdapat bukti bahwa lobak sudah dibudidayakan oleh peradaban Mesir kuno dan Romawi. - Seiring dengan perjalanan perdagangan dan migrasi manusia, budidaya lobak menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai varietas. Morfologi Tanaman Lobak:  Akar:  Lob...

Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum L.)

Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki klasifikasi sebagai berikut: - Kingdom: Plantae - Divisi: Magnoliophyta - Kelas: Magnoliopsida - Ordo: Lamiales - Famili: Lamiaceae - Genus: Ocimum - Spesies: Ocimum basilicum Asal Usul dan Sejarah Tanaman Kemangi: Kemangi (Ocimum basilicum var. citriodorum), juga dikenal sebagai basil lemon, memiliki asal usul yang diperkirakan berasal dari Asia Tenggara, khususnya India dan Indonesia. Tanaman ini memiliki aroma dan rasa yang khas dan digunakan dalam berbagai masakan sebagai bumbu. Sejarah: - Kemangi telah dikenal dan digunakan dalam masakan tradisional di Asia sejak zaman kuno. - Seiring dengan penyebaran perdagangan rempah-rempah, kemangi kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi populer dalam masakan Mediterania, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Morfologi Tanaman Kemangi : Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki ciri-ciri morfologi khas yang membedakannya. Berikut adalah gambaran umum tentang morfologi tana...