Langsung ke konten utama

Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)

Klasifikasi Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)

Klasifikasi Ilmiah:
- Kingdom: Plantae
- Divisi: Magnoliophyta
- Kelas: Magnoliopsida
- Ordo: Austrobaileyales
- Famili: Schisandraceae
- Genus: Illicium
- Spesies: Illicium verum

Asal Usul dan Sejarah Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)
 Bunga lawang berasal dari wilayah Asia Timur, terutama Cina, Vietnam, dan Jepang.
  
Sejarah:
- Bunga lawang telah digunakan secara luas dalam kuliner tradisional dan pengobatan di Asia, khususnya di Cina.
- Tanaman ini menjadi terkenal karena bijinya yang digunakan sebagai rempah-rempah dan bahan aroma.
- Selain digunakan dalam masakan, bunga lawang juga memiliki nilai dalam pengobatan tradisional.

Morfologi Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)

Morfologi Umum:
1. Pohon Rempah: Bunga lawang adalah pohon hijau abadi yang dapat mencapai ketinggian sekitar 8-15 meter.
2. Daun: Daunnya berbentuk elips, hijau gelap, dan mengkilap.
3. Bunga: Bunga lawang memiliki bunga berwarna kuning pucat yang kecil dan tidak mencolok.
4. Buah: Buahnya berbentuk bintang dengan delapan "lengan" yang berisi biji-bijian.
5. Biji: Biji bunga lawang adalah bagian yang umumnya digunakan sebagai rempah-rempah.

Syarat Tumbuh Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)

1. Iklim: Bunga lawang tumbuh baik di daerah beriklim tropis dan subtropis yang memiliki suhu antara 20-30°C.

2. Pencahayaan: Tanaman ini membutuhkan pencahayaan penuh hingga setengah naungan.

3. Tanah: Tanah yang subur, kaya humus, dan memiliki drainase yang baik sangat mendukung pertumbuhan bunga lawang.

4. Kelembaban: Bunga lawang membutuhkan kelembaban yang cukup, tetapi juga toleran terhadap kelembaban rendah.

5. Air: Tanaman ini lebih suka tanah yang lembab, tetapi tidak tahan terhadap genangan air.

6. Angin: Perlindungan dari angin kencang dapat membantu mencegah kerusakan pada tanaman ini.

Kandungan Gizi Tanaman Bunga Lawang (Illicium verum)

Bunga lawang, atau juga dikenal sebagai *star anise*, memiliki kandungan gizi yang dapat memberikan manfaat kesehatan. Beberapa kandungan gizi bunga lawang antara lain:

1. Minyak Atsiri: Bunga lawang mengandung minyak atsiri yang utama adalah anetol, yang memberikan aroma dan rasa khas.

2. Flavonoid: Senyawa ini dapat memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas.

3. Tanin: Tanin dapat memberikan manfaat antiinflamasi dan membantu melindungi tubuh dari infeksi.

4. Vitamin dan Mineral: Bunga lawang juga mengandung beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin A, C, kalsium, dan fosfor.

Daftar Pustaka:
  • PDR for Herbal Medicines. (2017). Thomson Reuters.
  • Bharani, A., Ganguli, A., Mathur, R., & Jamra, Y. (2002). "Efficacy of Terminalia arjuna in chronic stable angina: a double-blind, placebo-controlled, crossover study comparing Terminalia arjuna with isosorbide mononitrate."** Indian Heart Journal, 54(2), 170-175.
  • "Star Anise (Illicium verum)." (n.d.). Spices Board India. [Link](http://www.indianspices.com/spices-medicinal-and-aromatic-plants/spices/star-anise)
  • Cao, H., Nuruzzaman, M., Xiu, H., Huang, J., & Wu, K. (2021). "Insight into the Genomic Constitution and Ecological Adaptation of an Important Spice Crop Illicium verum Hook. Plants, 10(7), 1456.
  • "Illicium verum." (n.d.). Missouri Botanical Garden. (http://www.missouribotanicalgarden.org/PlantFinder/PlantFinderDetails.aspx?taxonid=277072)
  • "Star Anise (Illicium verum)." (n.d.). Agroforestry.org. (https://www.agroforestry.org.uk/images/PDFs/star_anise.pdf)
  • Duke, J. A., Bogenschutz-Godwin, M. J., duCellier, J., & Duke, P. A. (2002). Handbook of Medicinal Herbs (2nd ed.). CRC Press.
  • Foster, S., & Johnson, R. L. (2006). Desk Reference to Nature's Medicine. National Geographic.
  • Simon, J. E., Chadwick, A. F., & Craker, L. E. (1984). Herbs: An Indexed Bibliography, 1971-1980. Archon Books.
  • Meyer, F. G. (2003). The Herbalist. Meyerbooks.
  • Prance, G., & Nesbitt, M. (2005). The Cultural History of Plants. Routledge.
  • Groom, N. (1994). Frankincense and Myrrh: A Study of the Arabian Incense Trade. Lulu Press.
  • Turner, N. J., & Szczawinski, A. F. (1991). Edible Wild Fruits and Nuts of Canada. University of British Columbia Press.
  • Duke, J. A., Bogenschutz-Godwin, M. J., duCellier, J., & Duke, P. A. K. (2002). Handbook of Medicinal Herbs (2nd ed.). CRC Press.
  • McGuffin, M., Hobbs, C., Upton, R., & Goldberg, A. (Eds.). (1997). American Herbal Products Association's Botanical Safety Handbook. CRC Press.
  • Foster, S., & Johnson, R. L. (2006). Desk Reference to Nature's Medicine. National Geographic.
  • Grieve, M. (1971). A Modern Herbal: The Medicinal, Culinary, Cosmetic and Economic Properties, Cultivation and Folk-lore of Herbs, Grasses, Fungi, Shrubs, & Trees with All Their Modern Scientific Uses (Vol. 1). Dover Publications.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tanaman Pare (Momordica charantia)

Klasifikasi Tanaman Pare (Momordica charantia): Klasifikasi tanaman pare dapat dijelaskan sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Cucurbitales - Family: Cucurbitaceae - Genus: Momordica - Species: Momordica charantia Asal Usul dan Sejarah Tanaman Pare (Momordica charantia): Tanaman pare berasal dari Asia Tenggara, namun telah menyebar ke berbagai wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Sejarah: Tanaman pare telah digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai budaya dan dianggap memiliki sifat-sifat kesehatan. Morfologi Tanaman Pare (Momordica charantia): 1. Batang: Batang merambat dan berlilit, memiliki permukaan yang kasar. 2. Daun: Daun berbentuk telapak tangan dengan 5-7 lobus. 3. Bunga: Bunga tunggal atau berkelompok, berwarna kuning keemasan. 4. Buah: Buah berbentuk lonjong,...

Tanaman Lobak (Raphanus sativus)

Klasifikasi Tanaman Lobak: Klasifikasi tanaman lobak (Raphanus sativus) adalah sebagai berikut: - Kingdom: Plantae (Tumbuhan) - Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) - Superdivisi: Spermatophyta (Tumbuhan berbiji) - Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) - Kelas: Magnoliopsida (Dicotyledonae) - Order: Brassicales - Family: Brassicaceae (Cruciferae) - Genus: Raphanus - Species: Raphanus sativus Asal Usul dan Sejarah Tanaman Lobak: Tanaman lobak (Raphanus sativus) diyakini berasal dari Asia dan telah dibudidayakan sejak zaman kuno. Varietas liar tanaman ini dapat ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Asia Tenggara. Sejarah: - Lobak telah menjadi bagian penting dari diet manusia di berbagai budaya. - Terdapat bukti bahwa lobak sudah dibudidayakan oleh peradaban Mesir kuno dan Romawi. - Seiring dengan perjalanan perdagangan dan migrasi manusia, budidaya lobak menyebar ke seluruh dunia dan berkembang menjadi berbagai varietas. Morfologi Tanaman Lobak:  Akar:  Lob...

Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum L.)

Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki klasifikasi sebagai berikut: - Kingdom: Plantae - Divisi: Magnoliophyta - Kelas: Magnoliopsida - Ordo: Lamiales - Famili: Lamiaceae - Genus: Ocimum - Spesies: Ocimum basilicum Asal Usul dan Sejarah Tanaman Kemangi: Kemangi (Ocimum basilicum var. citriodorum), juga dikenal sebagai basil lemon, memiliki asal usul yang diperkirakan berasal dari Asia Tenggara, khususnya India dan Indonesia. Tanaman ini memiliki aroma dan rasa yang khas dan digunakan dalam berbagai masakan sebagai bumbu. Sejarah: - Kemangi telah dikenal dan digunakan dalam masakan tradisional di Asia sejak zaman kuno. - Seiring dengan penyebaran perdagangan rempah-rempah, kemangi kemudian menyebar ke berbagai belahan dunia dan menjadi populer dalam masakan Mediterania, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Morfologi Tanaman Kemangi : Tanaman kemangi (Ocimum basilicum) memiliki ciri-ciri morfologi khas yang membedakannya. Berikut adalah gambaran umum tentang morfologi tana...